Categories : Artikel

 

Dalam penulisan buku ini, kami selalu menanyakan sebuah pertanyaan wajib kepada narasumber:

Bagaimana Anda membangun usaha di tengah-tengah pandangan umum saat ini yang mengatakan bahwa nilai-nilai kejujuran akan sulit membawa perusahaan menjadi besar?

Semua narasumber menjawab dengan lugas dan tegas; tentu dengan gaya dan kalimat yang berbeda. Bahwa nilai-nilai kebaikan dan kejujuran haruslah menjadi dasar dari membangun usaha jika menginginkan sebuah long lastingcompany.

Bahkan, salah seorang narasumber menyatakan dengan sangat tegas bahwa nilai-nilai kejujuran dalam menjalankan usaha bukanlah merupakan sebuah pilihan, melainkan adalah keharusan. Narasumber lainnya bahkan menambahkan bahwa nilai-nilai kebaikan tersebut harus juga tecermin dari tingkah laku sehari-hari di luar lingkungan perusahaan, dan terutama sekali dalam rumah tangga.

Walau narasumber kami berasal dari berbagai bidang industri yang berbeda, rasanya resep cespleng kesuksesan yang mereka bagikan memiliki benang merah yang sama. Bahwa dalam membangun dan membesarkan usaha, landasilah semuanya dengan nilai-nilai yang membawa kebaikan dan manfaat terhadap setiap bagian dari perusahaan; stakeholders, karyawan, dan para pemasok. Dengan demikian, pada akhirnya pelanggan akan merasa terpenuhi kebutuhannya.

Buku ini disusun dengan pendekatan humanis dan penulisan ringan, tetapi sarat makna. Sembilan bab inti buku ini akan membawa pembaca menyelami perjalanan mental para pengusaha dengan pemikiran taktis bagaimana menumbuhkembangkan bisnis. Dalam setiap bab ada sejumlah pertanyaan yang disebut sebagai questions for pure mind bagi para pembaca untuk mengkritisi “mind” pembaca.

 Hasilnya memang bukan cara berbisnis biasa kalau Anda menginginkan sesuatu yang luar biasa. Karena itu, judul buku ini pun menjadi 9 Jalan Pengusaha: Kisah dan Inspirasi Pengusaha Tangguh Indonesia—mengajak Anda kembali pada kejernihan pikiran dan kebesaran hati untuk menjalankan bisnis di tengah zaman yang serba cepat, tidak pasti, dan juga tentunya Kawah Candradimuka yang terkadang begitu membahayakan.

Pembaca yang budiman, tentu telah banyak tersaji berbagai buku bisnisyang juga mengungkap berbagai pemikiran para CEO Indonesia dalammenjalankan perusahaannya, termasuk persoalan sikap mental. Buku dalamposisi mengayakan khazanah pustaka itu dengan sudut pandang khasdan juga menampilkan 9 pengusaha yang jarang terekspos di dalam buku- buku lain karena memang sempitnya waktu untuk menggali ‘kata-kata’dan ‘kebijaksanaan’ mereka. Namun, dengan sebuah iktikad pemelajaranberkelanjutan dan upaya mengalirkan kearifan bisnis dari kejernihan pikiran,buku ini pun dapat hadir di tangan pembaca.

Semoga buku ini dapat memberikan inspirasi bagi semua pembacanya untuk mulai membangun bisnisnya. Mengembangkan lebih besar lagi, jika sudah memiliki bisnis sendiri. Atau mengembangkan bisnis keluarga yang dipercayakan kepada Anda.

 Posted on : 09/01/2013
Tags :